Wednesday, October 17, 2018

Cara Agar Pasangan Mau Pindah Agama

source

Hai I'm back! Akhirnya kepikiran lagi buat bikin post, setelah berhari-hari mikir bikin post apa ya, dan sekarang udah nemu topik yang bisa dibahas wkwk. Di post kali ini aku mau berbagi tips bagaimana cara agar pasangan mau berpindah keyakinan mengikuti kita (judulnya agak maksa ya btw). Post ini aku dasarkan dari pengalaman pribadiku sendiri. Sebenarnya aku tidak pernah memaksa ataupun menyuruh dia buat mengikuti keyakinan yang ada di KTPku tapi dia bersedia dengan sendirinya (biar nikahnya gak susah kali ya). Orang luar itu lebih concern ke perbedaan ras daripada agama sebenarnya, biasanya keluarga barat lebih suka kalau anak-anaknya nikah sama orang dari ras yang sama, meski tidak semuanya seperti ini. Meskipun mereka beragama Kristen misalnya, mereka nggak bener-bener ke gereja, dan pindah agama itu adalah hal yang biasa bagi keluarga mereka (beda sama keluarga-keluarga Indonesia kebanyakan). Sebenarnya Indonesia itu menerima pernikahan beda agama juga kan, cuma syaratnya agak ribet dan pasti biayanya lebih mahal, belum lagi faktor keluarga, dll. 
Jadi bagi kalian yang memiliki pasangan berbeda keyakinan dan frustrasi ingin agar pasangan kalian mengikuti keyakinan kalian, silakan disimak tips-tipsnya di bawah ini.
1. Buat dia cinta mati.
Ini adalah jurus terampuh guys agar pasangan kita mau melakukan apapun yang kita mau wkwkwk. Gak cuma biar mau mengikuti keyakinan juga, tapi literally kamu bisa minta apapun ke pasanganmu kaan kalo dia benar-benar cinta mati sama kamu dan the point is dia akan butuh kamu agar mendampinginya jika dia merasa nyaman denganmu, bahkan mungkin kamu gak perlu nyuruh dia pindah agama kalo dia sudah cinta mati sama kamu. Caranya bagaimana? Kalau kamu perempuan, laki-laki itu cenderung ke kenyamanan karena mereka memakai logika daripada rasa, cara bikin mereka suka banget sama kamu adalah ya dengan membuatnya merasa benar-benar nyaman ketika dia bersamamu, misalnya waktu ketemuan, chattingan, telponan gitu. Nyaman saat ngobrol karena nyambung (berarti kalian setidaknya harus punya level intelegensia yang sama). Nyaman karena tidak membuat dia pusing dan ribet alias jangan manja dan ngambekan. Jangan mudah ngambek cuma karena chat udah dibaca tapi nggak dibalas-balas, remember they have life too like us. Positif thinking aja mungkin dia lagi jalan, gak bisa ngetik. Men love simple women who make their life simpler, karena sejatinya cowok itu memang simple sekali. Kalo iya berarti memang iya, kalo nggak berarti memang nggak. 
Cowok kalo baper itu lebih ke jiwa. Touching his soul means touching his heart dan itu bukanlah hal yang gampang. But once you manage to do it, he would love and adore you his whole life.
Selalu jadi diri sendiri juga penting, gak usah pura-pura membenci atau menyukai sesuatu demi dia, bilang kalo kamu nggak suka ya nggak suka, kalo kamu suka ya suka. Maaf banget nih di point no 1 ini aku cuma bisa ngasih dari POV cewek, karena aku cewek.

2. Tunjukkan kalau agamamu mengajarkan kebaikan.
Tunjukkan ke dia bahwa kamu adalah orang yang sedemikian baik ke dia itu karena agamamu mengajarkan hal itu. Tunjukkan ke dia kalau kamu open minded karena agamamu mengajarkan hal tersebut. Buat dia mengatakan "oh jadi selama ini aku salah, aku pikir umat X itu barbar, dll setelah aku kenal kamu, ternyata tidak semuanya seperti itu", once he said that, you have already won 50%, trust me lol.
Selalu berbuat baik ke dirinya, menghormati perbedaan kalian, selalu mendengarkan dan memberi solusi jika mampu, intinya lakukan hal-hal baik ke dia gitu lah. Tunjukkan bahwa kamu seperti itu karena agamamu mengajarkan hal tersebut.

3. Jangan tergesa-gesa.
Semua hal yang tergesa-gesa itu tidak baik. Kalau masih belum berhasil gimana? Berarti belum waktunya. :) ingat dia pasti juga punya keluarga, dan mungkin itu adalah faktor terbesarnya yang membuat dia masih kekeuh sama kepercayaannya. Dia butuh waktu juga buat mikir dan mempertimbangkan faktor-faktor eksternal salah satunya adalah keluarga dan itu bukan hal yang mudah. 

4. Bersikap tegas.
Jika waktunya sudah hampir habis (intinya kalian gak sabar pengen nikah gitu lah wkwkwk) ini adalah saat yang tepat untuk bersikap tegas. Bilang ke dia apa maumu, jujur. Jika kamu baik-baik saja dengan menikah berbeda keyakinan, itu bagus, namun jika tidak otomatis salah satu dari kalian harus mengalah. Kebanyakan orang akan melakukan opsi kedua karena dianggap lebih mudah. Jika kalian memutuskan untuk memilih opsi kedua, kalian harus mendiskusikan hal tersebut matang-matang dengan pasangan kalian, jangan sampai menyesal di kemudian hari. Katakan jika kalian memang maunya mereka yang ngikutin kalian, bersikaplah tegas. Kemungkinan terburuk itu pasti ada, but life must go on right? Aku sebenarnya tidak bisa bicara banyak di point no 4 ini karena aku tidak demikian, dia bersedia mengikutiku tanpa paksaan, suruhan, dll. 

Oh iya, jika kalian nyuruh cowok kalian buat masuk Islam, biasanya nanti saat nikah akan dimintai semacam surat pembuktian bahwa dia sudah mualaf, nah surat itu bisa didapatkan di masjid tempat dia mengucap Syahadat (just info), dan biasanya nanti akan dicek apakah sudah khitan atau belum, meski tidak semua masjid mengecek, tapi biasanya masjid besar seperti Istiqlal melakukan pengecekan (berdasar research dengan membaca pengalaman orang-orang). Jadiiiii, harap dipikir matang-matang dulu karena ini bukan hal yang mudah dilakukan oleh laki-laki kalau dia harus menjadi mualaf dan sebelumnya (maaf) belum khitan, karena selain sakitnya di hati, juga sakit di itunya, jadi kalian harus ngertiin.

Oke cuma itu aja yang bisa aku jelaskan, maaf kalau masih berantakan atau kurang jelas, atau kurang mantap, karena aku cuma bisa bikin artikel ini dari POV cewek. Terima kasih sudah membaca ^^

Monday, September 17, 2018

How to: Rambut Tidak Mengembang

Hai semuanya :) akhirnya aku punya topik untuk dijadikan bahan posting wkwkwk. Hari ini di rumahku panas banget sampe 34C dan bibirku jadi kering parah kayak mau mengelupas. Oke di postingan ini aku mau membahas bagaimana caranya mengurangi ngembang di rambut, alias biar rambutnya kempes, biar nggak dikatain ijuk, rambut singa, pake wig, dll lol. 
Dulu pas SMA itu aku gak pernah merawat rambut, gak kenal kondisioner, apalagi hair mask, dan sempat smoothing juga dan it made my hair awful af, ngembang, super frizzy, dan keringgggg sampe bercabang gitu sampai akhirnya aku kuliah dan aku ngecat rambutku yang dismoothing itu guys, rambutku tetep lurus sih tetep bagus smoothingan tapi kering dan bercabang banget jadi ya gak enak dipandang juga sebenernya, plus lepek dibagian kulit kepala. Stelah aku cat, rambutku jadi makin parah, jelek, ijuk, ngombak, ngembang, kasar gitu, aku nggak mau deh pokoknya main cat rambut lagi wkwkwk. 
Karena rambutku rusak parah, aku berusaha merawat rambut sejak semester 3 kuliah, waktu itu aku pakai shampoo yang alami contohnya Nature, tapi itu bikin kulit kepalaku kering(?) (awalnya doang yang bagus), dan kondisionernya sebenernya lumayan (Nature juga) terutama yang Olive Oil, tapi lama-lama kayak bikin rambutku kasar jadi aku stop, dan akhirnya perjalanan menemukan shampoo, kondisioner, dan segala perangkat rambut(?)ku terhenti setelah aku menemukan HOLY GRAILKUUU yang akan dibahas di bawah ini: 

1. Shampoo. 
Sebenernya shampoo itu cocok-cocokan sama kulit kepala ya bukan sama rambutnya, dan kalo gak cocok biasanya menimbulkan ketombe dan rambut rontok, jadi kamu harus nyari shampoo yang bagus buat kulit kepala (karena fokus utama shampoo itu untuk membersihkan kulit kepala) misal yang ada tulisan "scalp" nya gitu. Aku sendiri cocoknya sama shampoo Tresemme Keratin Smooth:
source: google image
Aku gak tau ya ini beneran bikin halus atau enggak, tapi ini satu-satunya shampoo yang nggak ngajak ribut, alias nggak bikin ketombean, kalo rontok masih sih tapi gak separah kalo pake shampoo lain dan rontok itu sebenernya juga bisa karena stres dan pola makan. Yang jelas shampoo ini menolong aku banget dan cocok di aku and I have been using this for over a year guysss meski kadang-kadang pake shampoo lain kalo gak nemu shampoo ini pas belanja (biasanya Dove yang Keratin). Pakai shampoo itu difokuskan di kulit kepala ya, bukan di batang rambut dan jangan digosok rambutnya tapi dipijit kepalanya. 

2. Kondisioner. 
Kondisioner is a must karena ini yang bikin rambut bener-bener alus dan gampang diatur. Aku termasuk orang yang sangat boros dalam pemakaian kondisioner, karena sekali pakai itu banyak banget sampe rambutku bener-bener tercover kondisioner semua dan aku kepal jadi satu kalo udah rata (?). Aku pernah mencoba sebuah eksperimen di mana aku pakai kondisioner dengan hemat dan hasilnya sama kayak gak pake kondisioner, jadi halusnya kalo pake kondisioner banyak sih menurutku. Dari 2 tahun lalu aku pakai kondisioner Rejoice yang variant Rich, tapi karena beberapa waktu lalu Rejoice launching varian baru yang seri bunga Peony, aku jadi tertarik untuk mencoba kondisionernya karena di situ tertulis parfum lembut, jadi aku pikir ini bisa bikin rambut lembut karena emang di keterangan juga ditulis kalau kondisioner varian Peony dikhususkan bagi mereka yang ingin punya rambut lembut so why don't give it a try dan ternyata cocok, aku baru pakai yang varian Peony ini dari awal 2018 jadi masih baru-baru ini but hasilnya lebih bagus daripada varian Rich. Oiya kalau pakai kondisioner itu cuma di batang rambut ya jangan di kulit kepala karena nanti jadi berketombe, dan didiamkan selama 2-3 menit gitu kalo aku itu sikat gigi dulu, lalu keramas, pake kondisioner, dan aku tinggal sabun-sabun badan, muka, terus baru kubilas kondisionernya.
source: google image
3. Hair Mask. 
Ini sebenarnya opsional karena tanpa hairmask pun rambutku udah halus dan gampang diatur jadi aku cuma kadang-kadang aja pakai hair mask nya. Mungkin sebulan sekali. Dan ini adalah hair mask yang sering aku beli karena murah bangetz cuma 10 ribuan mungkin, dan bisa dipake 2 kali.

source: google image

4. Hair Oil. 
Ini adalah wajib kadang-kadang bagiku, kenapa kadang-kadang? Karena aku cuma pakai kalau rambutku merasa kering, kalo nggak ya nggak pakai. Pakainya cuma di batang rambut, bukan di kulit kepala ya :) nanti jadi lepek lagi. Aku biasanya cuma pakai 2 pump untuk sisi kanan, dan 2 pump untuk sisi kiri jadi hemat banget dan ini murah banget harganya cuma 40 ribuan, bisa buat 6 bulan.
Dulu aku pernah pakai Loreal Extraordinary Oil tapi gak suka baunya, kayak minyak orang tua gitu. Kalo Lucido ini baunya enak. 
source: google image

Oke jadi cuma itu yang aku pakai dan setelah rutin selama 2 tahunan, rambutku jadi enak dipegang-pegang, halus dan less frizzy juga. Selain itu, aku juga ada beberapa tips yang mungkin bisa membantu kamu buat menangani rambut mengembangmu: 
1. Jangan pake catok apalagi hair dryer. 
Kenapa? Akan bikin tambah mengembang dan bercabang. Ini berdasarkan pengalaman pribadi sih wkwkwk. Apalagi kalo catok dan hair dryernya nggak pake heat protector, dijamin akan rusak hahaha. Mending kalau habis keramas rambutnya didiamkan sampe kering sendiri gitu, dan jangan gosok rambut pake handuk, cukup di tap-tap aja kalo habis keramas. 

2. Jangan sisiran. 
Terutama habis keramas. Kenapa? MENURUTKU sisiran itu bikin rambut tambah mengembang karena kan rambut jadi kepisah-pisah dan itu bikin udara masuk gitu(?) jadi kering dan mengembang, aku biasanya sisiran pake jari aja dan tetep rapi kok. Kalo terpaksa harus sisiran setelah keramas, ditunggu biar setengah kering ya, jangan pas basah disisir, selain ngembang, itu juga akan bikin rambut rontok banyak. Kamu juga sebaiknya pakai sisir khusus wet hair kalo habis keramas, aku beli di Miniso harganya sekitar 30 ribuan, bentuknya kayak pad gitu, gak ada gagangnya. Kira-kira bentuknya kayak gini:
source: google image

3. Jepit rambut instead of ikat rambut. 
Alasannya karena aku merasa kalau jepit rambut itu nggak bikin bekas di rambut (?) kayak bergelombang gitu, dan hasilnya malah bagus apalagi kalau pakai jeday, nanti bawahnya jadi keriting gantung, kalo diikat nanti bikin rambut membekas lekuk-lekuk gitu dan tambah mengembang (kalo aku). Oiya habis keramas kalau rambutnya udah kering, langsung dijepit, itu nanti kalo udah 2 jam gitu, rambutnya jadi lurus dan alus wkwkwkwk (pengalaman pribadi). 

4. Jangan potong pendek. 
Kenapa? Karena bikin tambah ngembang, aku udah nyoba dan itu adalah pilihan yang salah wkwkwkwk, dibiarin panjang aja, dijeday terus, dan kalo bercabang, yang dipotong cabangnya aja. Kalo udah panjang banget, baru dipotong, jangan sampai atas bahu dan bilang sama mbak salonnya jangan pake silet.

5. Jangan ngecat rambut apalagi smoothing/rebonding. 
Kenapa? Jelas itu bikin rambut rusak, mungkin dulu rambutku pas dismoothing dan habis itu langsung dicat, kalo dia bisa ngomong mungkin dia udah teriak-teriak gitu wkwkwk, trust me you will regret for colouring your hair apalagi kalau cat rambutnya mengandung amonia. Smoothing dan rebonding juga bikin rambut ketergantungan, jadi nanti 6 bulan sekali mau gak mau harus smoothing kan ya, dan itu kalo cocok. Kalau enggak? Rambutmu jadi tambah rusak, belum tentu cocok sama bentuk wajah juga kan. 

Oke jadi cuma itu tips-tips dari aku, semoga bermanfaat. Dulu rambutku pernah aku warnain blonde, cokelat, terus yang terakhir aku ombre merah dan akhirnya rusak dan menjijikkan gitu pokoknya. Sekarang mah nggak lagi mainan cat rambut, nggak lagi smoothing-smoothing apalagi catokan. Yang alami aja aku suka dan masbul juga gak suka kalo aku ngecat rambut *eaaaa* hahaha. Kalau ada pertanyaan boleh tanya di ask.fm atau di instagramku langsung. Terima kasih sudah membaca. ^^

Kalau kamu mikirnya "lah rambutku gak aku gituin juga bagus tuh, dll" HARAP JUDUL POST DIBACA DULU YA GUYS karena ini adalah tips untuk rambut mengembang bukan rambut normal, dan pengalaman setiap orang berbeda-beda, yang cocok di aku belum tentu cocok di kamu, dan vice versa.

Disclaimer: postingan ini tidak dibayar oleh pihak manapun dan semua review di atas adalah murni pengalaman pribadi tanpa ada niat mempromosikan ataupun menjatuhkan pihak-pihak tertentu.